Sabtu, 01 Februari 2014

CARA MEMBELI DOMAIN BARU

Jika tidak ada aral melintang, domain tingkat pertama (DTP) dot id mulai dibuka 20 Januari 2013. Pendaftaran bisa dilakukan pada tautan daftar.domain.id.


Pendaftaran anything id ini dilakukan dalam tiga tahap masing-masing Sunrise, Grandfather, serta Landrush. Adapun biaya akuisisi serta administrasi menurut Pandi atau Pengelola Nama Domain Internet Indonesia berbeda di tiap periode.


CARA MEMBELI DOMAIN


Periode sunrise dibuka mulai tanggal 20 Januari hingga 17 April 2014 hingga pukul 16:00. Pemegang merek terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM jadi prioritas pertama di tahap ini. Jika terdapat dua domain yang sama maka masuk babak lelang. Adapun periode Grandfather dibuka mulai 21 April hingga 13 Juli 2014.


Tahap ini diikuti oleh mereka yang telah memiliki Domain Tingkat Dua (DTD). Jadi, domain Anything.id yang akan didaftarkan harus sama dengan DTD.


Sementara periode terakhir, Landrush akan dibuka mulai 16 Juni – 15 Agustus 2014. Semua warga negara Indonesia dan institusi berhak mengikuti proses ini. Sedangkan untuk ketentuannya serupa dengan tahapan sebelumnya.


Untuk tahap Sunrise biaya administrasi dan akuisisi sebesar Rp 550 ribu dan Rp 5.500.000. Sedangkan untuk tahap Grandfather sebesar Rp 110 ribu dan Rp 1.100.000. periode Landrush selesai maka akan digelar General Availability pada 17 Agustus 2014 dengan sistem fisrt in first out.


Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) sejak tahun 2013 membuka program baru untuk mengatur nama domain tingkat pertama yang sifatnya umum (Generic Top Level Domain/gTLD). 



CARA MENGUBAH BLOGSPOT MENJADI .COM 


Organisasi yang mengelola nama domain internet di seluruh dunia ini akhirnya mendelegasikan 100 nama gTLD baru, Kamis (23/1/2014).


Seratus nama domain itu terbilang unik. ICANN telah mempublikasi nama-nama tersebut di situs web resminya, antar lain .rich, .sexy, .ninja, .pink, .email, .photo, .photography, .guitars, .marketing, .agency, .dance, .ceo, .tips, .coffee, .domains, dan lainnya.


Dari 100 nama domain baru itu, ada satu domain yang menggunakan bahasa Arab, dua bahasa Rusia, dan satu bahasa China.


Keberadaan domain baru ini akan menjadi bisnis baru dalam dunia internet. Beberapa pendaftar yang mengelola domain gTLD tersebut adalah perusahaan registrar baru. Namun, ada pula perusahaan registrar lama yang sudah mapan.


Tak hanya itu, perusahaan besar juga mengincar domain yang dikenal dengan sebutan .anything tersebut (dot anything). Google contohnya, mereka mengincar domain .google, .android, .youtube, dan .tech.


Microsoft juga mengincar beberapa domain, antara lain .bing, .skype, .docs. Sementara Apple hanya mengincar satu domain, yaitu .apple.


ICANN sendiri memprediksi, akan ada 1.400 nama gTLD baru. Program gTLD baru akan menjadi alternatif dari 22 gTLD yang sudah ada selama ini, termasuk .com, .net, .org. Sehingga, semakin banyak pillihan bagi berbagai pihak untuk memilih nama domain internet.


ICANN telah menerima hampir 2.000 aplikasi dari para registrar yang hendak mendapatkan gTLD baru. Sebagian besar registrar itu bersaing untuk mendapatkan nama domain yang populer, seperti .shop, .store, .taxi, dan sebagainya.


Sumber: Berita Bulukumba dan tekno.kompas,com

0 komentar:

Posting Komentar